6 Cara Mudah Menghemat Biaya Pembangunan Rumah

Membangun sebuah rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Anda harus menyiapkan dana yang cukup dan dana darurat untuk kondisi jika terjadi hal-hal di luar perencanaan.

Salah satu cara untuk meminimalisir membengkaknya biaya pembangunan sebuah rumah adalah membuat perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan dibuat berdasarkan perencanaan luas tanah bangunan, rancangan desain, dan teknis pembangunan sehingga tidak dibuat secara asal-asalan.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda lakukan agar biaya pembangunan rumah tidak membengkak.

1. Ketahui luas tanah dan rumah yang akan dibangun

Tips pertama agar biaya bangun rumah tidak membengkak adalah mengetahui luas tanah dan rumah yang akan dibangun. Walaupun tanah yang Anda miliki luas, Anda tidak harus membangun rumah yang besar. Alangkah baiknya rumah yang akan dibangun disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Tidak hanya menyesuaikan dengan budget, Anda juga harus mendahulukan kebutuhan di atas keinginan.

Misalnya, Anda berencana untuk tinggal bersama keluarga kecil dengan jumlah anggota tidak lebih dari 3 orang, sebaiknya Anda tidak memaksa untuk membangun rumah dengan ukuran besar walaupun tanah yang dimiliki luas. Anda bisa membangun rumah dengan ukuran minimalis maupun sedang. Untuk sisa tanah yang tidak dibangun bisa Anda manfaatkan untuk kebutuhan lainnya, misalnya membangun taman.

2. Menentukan desain rumah

Setelah mengetahui luas tanah maupun rumah yang akan dibangun, Anda bisa beralih ke tahap selanjutnya yaitu menentukan desain rumah. Desain rumah disesuaikan dengan luas tanah dan kebutuhan Anda sebagai pemilik.

Misalnya, lahan yang Anda miliki sempit sedangkan jumlah anggota keluarga cukup banyak, Anda bisa memilih desain rumah dua lantai. Untuk menekan pengeluaran, Anda bisa membangun rumah satu lantai sebagai permulaan. Sedangkan tahap pembangunan lantai dua bisa direncanakan selanjutnya.

Perlu diingat, perencanaan keuangan yang Anda buat harus rinci dan jelas. Semua hal yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah harus Anda catat. Sebab, perencanaan keuangan ini akan menjadi panduan dan acuan dalam proses pembangunan rumah dari awal hingga akhir.

3. Melakukan survei harga bahan bangunan

Pembangunan rumah tidak harus Anda lakukan sendiri. Anda bisa mempercayakan pembangunan rumah kepada kontraktor. Walaupun begitu tidak salahnya Anda melakukan survei harga material dan bahan bangunan yang dibutuhkan untuk pembanguan rumah.

Setiap toko bangunan mematok harga bahan bangunan yang berbeda. Walaupun bahan bangunan yang dijual sama, Anda bisa menemukan perbedaan harga antara toko bangunan yang satu dengan lainnya. Anda bisa membandingkan dan menentukan toko bangunan yang sekiranya sesuai dengan budget.

Survei harga bahan bangunan diperlukan karena poin ini yang sering menjadi sumber membengkaknya biaya pembangunan rumah. Anda bisa membuat daftar perbandingan harga antar toko bangunan. Jangan lupa untuk mencatat semua bahan bangunan serta tempat untuk membelinya. Anda bisa berdiskusi dengan kontraktor mengenai hal ini jika Anda tidak melakukan pembangunan rumah sendiri.

4. Memilih bahan bangunan yang murah namun berkualitas

Anda pasti mengetahui bahwa bahan bangunan adalah sumber biaya terbesar dalam proses pembangunan rumah. Untuk menghemat biaya pembangunan rumah, Anda bisa memilih bahan bangunan yang murah namun berkualitas baik.

Kualitas bahan bangunan tidak selalu ditentukan dari mahalnya harga beli. Saat ini, banyak bahan material lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk dari luar negeri. Anda bisa mempertimbangkan untuk lebih memilih produk lokal dengan kualitas yang sama dengan produk luar. Bagus tidaknya konstruksi bangunan tidak ditentukan darimana bahan bangunan tersebut diproduksi melainkan berdasarkan kualitas dari bahan bangunan itu sendiri.

5. Memilih konsep minimalis

Konsep minimalis merupakan pilihan bagi Anda yang ingin menghemat biaya membangun rumah. Desain rumah minimalis saat ini lebih digemari daripada rumah besar. Hal ini sejalan dengan tren praktis dan tidak ribet di tengah masyarakat.

Desain rumah dengan konsep minimalis akan mengurangi biaya bahan bangunan karena ruangan yang dibangun tidak terlalu banyak. Ruangan yang dibangun tidak terlalu banyak karena konsep ini menerapkan ruangan multifungsi. Misalnya, ruang makan bisa dijadikan satu dengan dapur.

Ruangan yang sedikit dan minimalis membuat Anda tidak perlu membeli perabot rumah terlalu banyak. Anda bisa mengisi ruangan dengan perabot rumah yang diperlukan saja. Sehingga, Anda bisa menghemat biaya pembelian perabot rumah.

Sisa uang pembangunan rumah dan pembelian perabot bisa Anda gunakan untuk kebutuhan lainnya misalnya saja investasi. Hasil dari dana investasi tersebut bisa Anda gunakan untuk merenovasi rumah kedepannya agar lebih bagus.

6. Perencanaan waktu pengerjaan

Hal terakhir yang perlu Anda catat dalam perencanaan keuangan adalah waktu pengerjaan pembangunan rumah. Selain biaya pembelian bahan bangunan, biaya untuk membayar tukang adalah sumber biaya pembangunan rumah terbesar. Anda harus benar-benar merencanakan waktu pengerjaan agar tidak membengkak untuk biaya tukang.

Untuk menghemat biaya, Anda bisa memilih sistem borongan untuk membangun rumah. Namun, sistem borongan kurang direkomendasikan karena dilihat dari segi kualitas pengerjaannya.

Nah, demikian tadi 6 tips untuk menghemat biaya pembangunan rumah. Semoga artikel ini mampu menjadi panduan Anda untuk merencanakan pembangunan rumah ke depannya.